Daya Beli Dollar As

 



Daya Beli Dolar AS Anjlok 97% Sejak 1940-an, Bitcoin Kembali Jadi Sorotan

Dolar AS masih jadi salah satu mata uang paling dominan di dunia. Tapi ada satu masalah yang berjalan diam-diam: daya belinya terus tergerus inflasi.

Analisis yang dibagikan Onramp Bitcoin menunjukkan bahwa daya beli dolar AS telah turun sekitar 97% sejak 1940-an.

Sederhananya, uangnya tidak hilang. Angkanya tetap sama. Yang berubah adalah jumlah barang dan jasa yang bisa dibeli dengan uang tersebut.

Persoalan ini kemudian membawa Bitcoin masuk ke pembahasan soal penyimpan nilai.

Bitcoin memiliki batas suplai maksimal 21 juta BTC. Berbeda dengan mata uang fiat, jumlah Bitcoin tidak bisa ditambah begitu saja oleh suatu otoritas moneter.

Karakteristik tersebut membuat Bitcoin sering dipandang sebagai alternatif penyimpan nilai dan bahkan disebut sebagai “emas digital”.

Namun, ada perbedaan penting.

Bitcoin bukan aset yang nilainya stabil. Harganya bisa naik dan turun sangat tajam dalam waktu singkat.

Jadi, persoalannya bukan sesederhana “Bitcoin menggantikan uang tunai.”

Pertanyaan yang lebih besar adalah:

Ketika daya beli uang terus berubah, bagaimana seseorang menjaga nilai hasil kerjanya dalam jangka panjang?

Itulah salah satu alasan mengapa Bitcoin terus masuk dalam perdebatan soal masa depan uang.

Kasifakta — Baca angkanya. Pahami faktanya.

Daya Beli Dollar As Daya Beli Dollar As Reviewed by KasifFakta on September 25, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar